Lewati ke konten

Pertahanan · Arah perusahaan

Kepulauan iniharus jaga diri.

Dewata AI bakal masuk industri pertahanan, dengan rencana 40 tahun. Software dulu, lalu robotik, baru sistem senjata. Buat Indonesia, lewat jalur resmi Indonesia.

Arah 40 tahun. Belum ada produk, izin, atau kontrak.

Status
Arah, belum produk
Pembeli
Negara, lewat jalur resmi
Kendali
Manusia yang mutusin
Dasar hukum
UU 16/2012

Software dulu.Baru bajanya.

01 · Kenapa

Lautnya luas.Penjaganya sedikit.

Indonesia punya 17.380 pulau dan 6,4 juta km² perairan. Kapal dan pesawat patroli berawak gak bakal pernah cukup buat nutup semuanya.

Yang bisa nutup: sensor murah, data yang digabung jadi satu peta, dan mesin nirawak dalam jumlah banyak. Itu masalah software dulu, baru masalah besi. Software itu kerjaan kami tiap hari.

02 · Tahapannya

40 tahun.Tiap tahap ada syaratnya.

Realistisnya, perusahaan software dari Denpasar gak bisa langsung lompat ke rudal. Jadi mulai dari yang paling dekat, dan baru naik tahap kalau syaratnya kepenuhi.

GBR. 01 Empat puluh tahun, mulai paling cepat PERKIRAAN
2026 2036 2046 2056 2066 00 Modal usaha: 2026 00 Modal usaha 01 Software: 2026 01 Software 02 Robotik: 2028–2029 02 Robotik 03 Investasi: 2029–2031 03 Investasi 04 Senjata berpemandu: 2033–2036 04 Senjata berpemandu 05 Pabrik sendiri: 2036–2041 05 Pabrik sendiri 06 Dana ventura: 2038–2044 06 Dana ventura 07 Pemadu sistem: 2041–2046 07 Pemadu sistem 08 Ekspor: 2046–2051 08 Ekspor 09 Satelit: 2051–2056 09 Satelit 10 Teknologi berikutnya: 2056–2061 10 Teknologi berikutnya 11 Serah terima: 2061–2066 11 Serah terima
  • Jalan atau riset
  • Rencana
  • Arah
+Lihat angkanya
Tahap Status Mulai paling cepat
00 Modal dari usaha yang udah jalan Jalan 2026
01 Software pertahanan Riset 2026
02 Robotik dan sistem nirawak Rencana 2028–2029
03 Ikut punya perusahaan pertahanan Rencana 2029–2031
04 Sistem senjata berpemandu Rencana 2033–2036
05 Pabrik dan rantai pasok sendiri Arah 2036–2041
06 Dana ventura pertahanan Arah 2038–2044
07 Pemadu sistem lengkap Arah 2041–2046
08 Ekspor ke negara sahabat Arah 2046–2051
09 Satelit dan antariksa Arah 2051–2056
10 Teknologi generasi berikutnya Arah 2056–2061
11 Diserahin ke generasi berikutnya Arah 2061–2066

2026–2036 · Bangun fondasinya

  1. 00
    Jalan

    2026 Paling cepat: Sekarang

    Modal dari usaha yang udah jalan

    Yang dibangun

    • Dewata Tech dan Dagangku AI tetap jalan dan tumbuh
    • Tim terlatih di AI, data, dan sistem yang gak boleh mati

    Syarat mulai

    Udah kepenuhi. Tahap berikutnya dibiayai dari sini, bukan dari utang.

  2. 01
    Riset

    2026 Paling cepat: Sekarang

    Software pertahanan

    Yang dibangun

    • Kesadaran situasi maritim: radar, AIS, dan citra satelit jadi satu peta
    • Komando dan kendali: siapa lihat apa, siapa mutusin apa
    • Simulasi dan latihan berbasis AI

    Syarat mulai

    Bisa dikerjain dari Denpasar hari ini. Buat lanjut ke tahap 02: satu uji coba nyata bareng pengguna pertahanan atau keamanan laut.

  3. 02
    Rencana

    2028–2029 Paling cepat: 2–3 tahun lagi

    Robotik dan sistem nirawak

    Yang dibangun

    • Drone pengintai buat patroli laut dan perbatasan
    • Kapal permukaan nirawak
    • Robot darat buat logistik dan penjinakan bahan peledak
    • Sistem anti-drone buat objek vital

    Syarat mulai

    Persetujuan Kemhan buat masuk industri pertahanan, tim perangkat keras sendiri, dan tempat uji yang sah.

  4. 03
    Rencana

    2029–2031 Paling cepat: 3–5 tahun lagi

    Ikut punya perusahaan pertahanan

    Bentuknya

    • Saham perusahaan pertahanan yang tercatat di bursa, kayak Palantir. Pasif, tanpa kursi direksi
    • Perusahaan privat kayak Anduril cuma kalau jalurnya kebuka. Sahamnya dibatasi, dan investor asing yang minta hak lebih dari pasif ditinjau CFIUS di AS
    • Startup pertahanan Indonesia dan ASEAN, sebagai pemegang saham minoritas sekaligus mitra
    • Semua investasi ikut batas yang sama kayak di halaman ini

    Syarat mulai

    Cadangan 12 bulan aman, produk inti gak kekurangan modal, dan pembagian surplus antara ini dan Bitcoin diumumin di halaman tesis sebelum mulai. Gak pakai utang.

    Sebelum bisa bikin, kami bisa ikut punya, sambil belajar dari laporan mereka tiap kuartal. Tapi saham orang lain gak bakal gantiin produk sendiri.

  5. 04
    Rencana

    2033–2036 Paling cepat: 7–10 tahun lagi

    Sistem senjata berpemandu

    Yang dibangun

    • Roket dan rudal berpemandu
    • Bom dan amunisi presisi
    • Pertahanan udara jarak pendek

    Syarat mulai

    Persetujuan Menteri Pertahanan, mitra BUMN pertahanan, dan pengawasan Kemhan dari produksi sampai penjualan. Yang ini gak bakal kami kerjain sendirian.

    Presisi itu juga soal etika. Makin tepat sasarannya, makin sedikit yang kena padahal gak seharusnya.

2036–2046 · Produksi sendiri

  1. 05
    Arah

    2036–2041 Paling cepat: 10–15 tahun lagi

    Pabrik dan rantai pasok sendiri

    Yang dibangun

    • Pabrik drone, robot, dan komponen sistem senjata di Indonesia
    • Rantai pasok lokal buat elektronik, baterai, dan material
    • Tenaga ahli yang dilatih sendiri, dari Bali dan daerah lain

    Syarat mulai

    Pesanan berulang dari tahap 02 atau 04 yang cukup buat bikin pabrik masuk akal, izin industri pertahanan, dan pengawasan Kemhan di lantai produksi.

  2. 06
    Arah

    2038–2044 Paling cepat: 12–18 tahun lagi

    Dana ventura pertahanan

    Bentuknya

    • Dana sendiri buat startup teknologi pertahanan Indonesia
    • Modal awalnya dari hasil usaha dan investasi tahap 03
    • Tiap startup yang didanai ikut batas yang sama

    Syarat mulai

    Tahap 03 udah jalan cukup lama dengan hasil yang bisa dicek. Kalau nanti ada modal pihak lain, strukturnya ngikut aturan OJK.

    Anduril dan Palantir juga dulunya startup. Tahap ini soal nemuin versi Indonesianya lebih awal.

  3. 07
    Arah

    2041–2046 Paling cepat: 15–20 tahun lagi

    Pemadu sistem lengkap

    Yang dibangun

    • Satu jaringan komando buat darat, laut, dan udara
    • Pertahanan udara berlapis buat kota dan objek vital
    • Sistem dari tahap 02 dan 04 nyambung jadi satu

    Syarat mulai

    Ditetapkan pemerintah sebagai pemadu utama, sistem dari tahap 02 dan 04 udah kepake TNI, dan pabrik dari tahap 05 lolos pengawasan Kemhan.

2046–2056 · Keluar dari Indonesia

  1. 08
    Arah

    2046–2051 Paling cepat: 20–25 tahun lagi

    Ekspor ke negara sahabat

    Yang dibangun

    • Sistem yang udah terbukti di Indonesia, buat negara lain
    • Pelatihan dan layanan purnajual di negara pembeli

    Syarat mulai

    Izin ekspor pemerintah Indonesia per kontrak, dan cuma ke negara yang disetujui pemerintah. Ke aktor non-negara, gak pernah.

  2. 09
    Arah

    2051–2056 Paling cepat: 25–30 tahun lagi

    Satelit dan antariksa

    Yang dibangun

    • Konstelasi satelit pengamat maritim sendiri
    • Komunikasi militer yang gak bergantung ke negara lain
    • Stasiun bumi di Indonesia

    Syarat mulai

    Kerja sama dengan lembaga antariksa nasional, plus izin frekuensi dan orbit lewat jalur resmi pemerintah.

2056–2066 · Generasi berikutnya

  1. 10
    Arah

    2056–2061 Paling cepat: 30–35 tahun lagi

    Teknologi generasi berikutnya

    Yang dibangun

    • Sensor, otonomi, dan sistem pemandu yang dirancang penuh di Indonesia
    • Riset bareng kampus Indonesia, dengan paten yang didaftarin di sini
    • Pertahanan buat ancaman yang hari ini belum ada namanya

    Syarat mulai

    Jujurnya, sejauh ini belum bisa direncanain. Yang bisa kami janjiin: batas di halaman ini tetap sama, secanggih apa pun teknologinya.

  2. 11
    Arah

    2061–2066 Paling cepat: 35–40 tahun lagi

    Diserahin ke generasi berikutnya

    Yang dibangun

    • Perusahaan dipimpin generasi berikutnya, idealnya anak Bali yang tumbuh di dalamnya
    • Batas di halaman ini masuk ke anggaran dasar perusahaan
    • Kepemilikan tetap di tangan Indonesia

    Syarat mulai

    Pemimpin berikutnya udah teruji di dalam perusahaan, dan batasnya udah dikunci di anggaran dasar sebelum kepemimpinan pindah tangan.

Waktunya perkiraan kami, bukan janji, dan makin jauh makin kasar. Tahap 05 ke atas itu arah, belum rencana. Kalau syaratnya belum kepenuhi, tahapnya mundur, bukan dipaksa.

Drone kecil terbang rendah di atas laut
Ilustrasi. Drone di foto ini bukan produk kami.

03 · Batas

Yang gak bakalkami bikin.

Perusahaan senjata tanpa batas tertulis cuma nunggu dipakai orang yang salah. Ini batas kami, dan berlaku juga buat yang kami investasiin.

  • Gak jual ke aktor non-negara, milisi, atau perorangan
  • Gak ekspor tanpa izin pemerintah Indonesia
  • Gak bikin ranjau darat antipersonel atau munisi tandan
  • Gak bikin senjata kimia, biologi, atau nuklir
  • Gak ada senjata yang milih dan nyerang sasaran tanpa keputusan manusia
  • Gak dipakai buat ngawasin atau nindak warga sendiri

04 · Posisi hari ini

Yang udah ada,dan yang belum.

Tiap baris di sini baru diganti pas statusnya beneran berubah. Bukan sebelumnya.

HalStatus

Usaha yang biayain

Dewata Tech dan Dagangku AI

Jalan

Kemampuan software AI dan data

Kepake tiap hari di dua usaha kami

Ada

Produk pertahanan

Belum ada satu pun, termasuk prototipe

Belum

Persetujuan Kemhan

Belum diajukan, nunggu tahap 01 punya hasil

Belum

Kontrak atau pelanggan

Dari pemerintah atau swasta, belum ada

Belum

Tim dan fasilitas perangkat keras

Dibangun di tahap 02

Belum

Investasi di perusahaan pertahanan

Belum ada satu saham pun, paling cepat di tahap 03

Belum

Mitra BUMN pertahanan

Dicari di tahap 04

Belum

Catatan

  • Halaman ini menjelaskan arah perusahaan, bukan penawaran produk, jasa, maupun efek.
  • Kepemilikan industri alat utama pertahanan oleh badan usaha swasta memerlukan persetujuan Menteri Pertahanan dan tunduk pada sistem pengawasan Kementerian Pertahanan, sesuai UU 16/2012 tentang Industri Pertahanan sebagaimana diubah melalui UU Cipta Kerja.
  • Indonesia adalah negara pihak Konvensi Ottawa tentang ranjau antipersonel. Larangan munisi tandan di halaman ini adalah pilihan perusahaan, bukan kewajiban hukum yang berlaku saat ini.
  • Palantir dan Anduril disebut sebagai contoh. Kami tidak memiliki hubungan apa pun dengan keduanya, dan penyebutan ini bukan rekomendasi investasi.

Engineer, veteran, atau orang industri pertahanan?

Kami nyari orang yang mau bangun ini dari tahap 01, dengan batas yang sama kayak di halaman ini.

Ngobrol 15 menit